- Suami yang taat dalam melaksanakan perintah serta meninggalkan larangan Allah dan RasulNya dan dapat pula membimbing isterinya
- Suami yang mampu memberikan nafkah sama ada zahir ataupun batin
- Suami yang sedia memberikan nasihat, bimbingan , dorongan , didikan dan ajaran dalam melaksanakan tugas serta tanggungjawab rumah tangga dan juga terhadap Allah S.W.T.
- Suami yang bijak dalam menyelesaikan permasalahan isteri yang timbul bersama tetangga atau sebagainya.
- Suami yang dapat memberikan perhatian dalaam hal keselamatan, kebajikan dan kesehatannya.
- Suami yang dapat menyediakan tempat tinggal, pakaian dan makanan yang sempurna sesuai kemampuannya
- Suami yang penyabar dan tidak mengggunakan kekerasan dalam menyelesaikan sesuatu masalah atau untuk mendapatkan sesuatu.
- Suami yang tidak cemburu buta tanpa asas terhadap isterinya yang mana boleh merusak keutuhan rumah tangga mereka.
- Sentiasa memberikan kasih sayang, dan pergaulan yang baik terhadap isterinya.
- Suami yang sentiasa menjaga rahasia isterinya dan tidak diberitahukan kepada orang lain.
- Suami yang ikhlas dan jujur serta dapat menepati janji terhadap isteri dan anak-anak.
- Suami yang menjauhkan diri dari perbuatan maksiat seperti meminum minuman keras, berjudi, berzina, menipu, mencuri dan sebagainya.
- Suami yang dapat memberikan penjagaan dan perhatian yang baik terhadap isterinya. Penjagaan ini meliputi semua hal termasuk kehormatannya.
- Suami yang bijak memahami perasaan dan hati isteri dengan perbuatan atau perkataan, jangan biarkan dirinya dalam keadaaan bersedih.
- Suami yang sentiasa mengutamakan kebersihan diri, zahir dan batin.
- Suami yang menahan dirinya dari bergaul secara bebas dengan wanita lain.
- Suami yang dapat menyelidiki secara cermat dan teliti segala hal yang disampaikan oleh orang lain yang berkaitan dengan isterinya.
- Suami yang bijak dalam memimpin rumah tangganya dan melaksanakan tugas dengan penuh amanah serta bertanggungjawab.
Minggu, 17 November 2013
Ciri - Ciri Suami Sholeh
Hal-hal Penyebab Matinya Hati
10 Penyebab Matinya Hati Menurut Ibrahim bin Adam :
- Kalian mengenal Allah, akan tetapi kalian tidak menunaikan hak-hakNya
- Kalian beranggapan bahwa kalian musuh Syetan tetapi kalian menyetujui perilakunya
- kalian mengenal Firman Allah/Kitabullah tetapi kalian tidak merealisasikannya
- Kalian beranggapan bahwa, kalian mencintai Rosulullah S.A.W, tetapi kalian meninggalkan sunah beliau
- Kalian menyatakan bahwa cinta Syurga, akan tetapi kalian tidak beramal atau menabung untuk memperolehnya
- kalian menyatakan takut kepada Neraka, tetapi kalian gadaikan diri kalian untuk neraka
- Kalian menyatakan bahwa maut adalah sesuatu yang pasti, tetapi kalian tidak bersiap sedia untuknya
- Kalian sibuk dengan kecacatan saudara-saudara kalian, akan tetapi kalian melalaikan cacat kalian sendiri
- Kalian turut serta menguburkan mayat-mayat masyarakat kalian, tetapi kalian tidak mengambil pelajaran dari situ
- Kalian memakan karunia nikmat dari Allah, tetapi kalian tidak bersyukur baik dalam perkataan maupun dalam tindakkan
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)
